Wikipedia

Hasil penelusuran

Kamis, 16 Oktober 2025

Edisi Terbatas, Kolaborasi Unik Honda Scoopy dengan Kuromi

Jakarta – Untuk para pecinta karakter kuromi yang unik dan lucu, PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan Honda Scoopy edisi terbatas dengan balutan desain karakter Kuromi yang keren. Melalui perpaduan dengan salah satu karakter favorit dari Sanrio ini, Honda Scoopy tampil semakin ekspresif, trendi, dan menjadi pilihan tepat bagi konsumen yang ingin mengekspresikan gaya hidup berbeda sekaligus menunjukkan karakter personal mereka.

Memiliki pilihan warna putih dan hitam dari Honda Scoopy, varian prestige model ini dikombinasikan aksesoris spesial Kuromi dengan dominasi warna ungu yang membuat tampilan dari skutik ini semakin mencuri perhatian. Aksesoris lucu dari karakter Kuromi ini terdiri dari sticker untuk area bodi dan spakbor depan, hiasan pada bagian sen belakang, cover knalpot, air cleaner, cover fan, sen depan, dan cover jok. Selain itu, konsumen juga mendapatkan sertifikat khusus pemilik kolaborasi Honda Scoopy dan Kuromi yang membuatnya semakin bangga dengan skutik ini.

Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi mengatakan kolaborasi ini merupakan bentuk ekspresi perusahaan dalam menjawab keinginan konsumen yang memiliki ketertarikan terhadap tokoh Kuromi. 

“Kami hadirkan Honda Scoopy edisi terbatas kolaborasi dengan Kuromi untuk memberikan pilihan skutik bagi penggemar Kuromi yang keren, berani dan funky ini, untuk berekspresi sesuai dengan gayanya,” ujar Octa.  

Skutik kolaborasi Honda Scoopy dan Kuromi ini juga siap menyapa penggemarnya di seluruh Indonesia. Dimulai pada area Jakarta, Depok, dan Bekasi, pada tanggal 10-12 Oktober 2025, skutik kolaborasi Honda Scoopy dan Kuromi akan hadir di Sarinah, Jakarta Pusat serta Margo City, Depok. Sementara itu, pada tanggal 15-19 Oktober 2025, skutik fashion edisi terbatas ini hadir di Central Park, Jakarta Barat dan Summarecon Mall, Bekasi. Keseruan bersama Honda Scoopy dan Kuromi ini akan terus berlanjut di pusat perbelanjaan yang terletak di kota-kota besar Tanah Air hingga tanggal 10 November 2025. 

Fitur Terbaik

Selain memiliki desain yang lucu dan unik, kolaborasi Honda Scoopy dan Kuromi ini juga siap mendukung mobilitas penggunanya dengan fitur terbaik. Memiliki ukuran console box sebesar 4 liter membuat penggunanya mampu menyimpan barang-barang seperti botol minum kesayangan di skutik fashionable ini. Desain pencahayaan telah menggunakan teknologi LED crystal block pada lampu depan. Di bagian lampu belakang juga memiliki desain yang menunjang keseluruhan desain Honda Scoopy yang semakin total dengan tampilan unik dan bergaya.  

Honda Scoopy telah hadir sejak tahun 2010 dan mengalami lima kali perkembangan desain maupun fitur menyesuaikan dengan perkembangan tren. Mengusung konsep Totally Unique, secara tampilan skutik fashion ini memang memiliki desain yang ikonik. Bagi pecinta karakter Kuromi yang keren dan funky ini, skutik kolaborasi Honda Scoopy dengan Karumi dipasarkan dalam pilihan varian prestige seharga Rp 24.681.000,- (On the Road Jakarta). Konsumen yang berminat dapat mendatangi dealer sepeda motor Honda terdekat sejak tanggal 10 Oktober 2025.





CBR Series Melesat, Pebalap Astra Honda Raih Tiga Podium ARRC Malaysia

Jakarta – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) terus mencetak prestasi melalui raihan tiga podium di tiga kelas yang berbeda pada ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 seri kelima yang diselenggarakan di Sepang International Circuit, Malaysia (11-12/10). Tiga podium tersebut didapat pada race kedua melalui ketangguhan CBR series yang melesat kencang. Fadillah Arbi Aditama meraih podium pertama kelas Asia Production 250 (AP250), M. Adenanta Putra di kelas Supersport 600 (SS600) dan Andi Farid Izdihar di kelas Asian Superbike (ASB) 1000cc masing-masing berhasil meraih podium ketiga. 

Pencapaian para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini menjadi kunci kuat dalam menjaga dominasi di puncak klasemen sementara, sebelum bersaing di putaran terakhir pada bulan Desember untuk menatap perebutan gelar juara Asia. 

Menunggangi CBR250RR, Arbi berambisi mengincar juara Asia kelas AP250. Ia memulai start dari posisi ke-10, sementara rekannya Davino Britani menempati posisi ke-9. Pada race pertama, Sabtu (11/10), Arbi harus puas finis di posisi ke-15 akibat kendala teknis, namun tetap dapat meraih poin pada balapan ini. Davino pun pada race pertama harus terjatuh pada lap ketiga dan tidak dapat melanjutkan balap.

Pada race kedua Minggu (12/10), kelas balap AP250 menyajikan persaingan ketat puluhan pebalap di grup pertama. Sejak awal balapan, Arbi tampil agresif. Ia langsung menempati posisi 4 besar dan silih berganti memimpin balapan dengan pebalap lainnya. Sempat menempati posisi 4 pada lap ketiga, semangat juang Arbi yang semakin kuat di lap terakhir dengan CBR250RR, membuatnya berhasil finis di posisi pertama. 

Sementara itu, Davino yang terjatuh para race pertama dinyatakan tidak fit oleh tim dokter dari penyelenggara untuk mengikuti race kedua. Atas hasil ini, Arbi mampu mempertahankan posisi pertama klasemen sementara dengan 171 poin, selisih 36 poin dari pebalap di posisi kedua. Davino menempati posisi klasemen sementara ke-12.

“Balapan yang luar biasa. Saya harus menahan gempuran dari sejumlah pebalap yang bertarung rapat. Saya terus fokus untuk bisa menjaga peluang dan akhirnya bisa menyelesaikan balapan dengan membawa poin penuh di race kedua, sekaligus menjaga peluang saya menjadi juara Asia,” ujar Arbi.

Podium SS600

Beranjak ke kelas Supersport 600 (SS600), Adenanta mengincar target yang sama dengan Arbi pada seri kali ini. Adenanta juga fokus untuk meraih poin maksimal sehingga dapat mengunci gelar juara di Negeri Jiran. Adenanta start dari posisi ke-4 atas catatan waktu terbaiknya di sesi kualifikasi. Dua rekannya di kelas SS600 yakni Herjun Atna Firdaus dan Rheza Danica Ahrens start dari posisi ke-9 dan ke-10. Pada race pertama, Adenanta tampil konsisten dengan menempati posisi 4 besar. Pada tiga lap terakhir, Adenanta terjatuh saat sedang menempati posisi ketiga namun mampu bangkit dan melanjutkan balapan, hingga finis di posisi ke-13. Herjun yang menempati posisi 10 besar mampu tampil impresif dan konsisten dengan menyalip satu persatu pebalap dan akhirnya finis di posisi ke-5, Rheza berhasil finis di posisi ke-12.

Pada Race kedua, Adenanta yang fokus untuk menempati posisi pertama klasemen pebalap, tampil konsisten sejak awal balapan. Pebalap muda ini mampu mengisi posisi pertama pada lap awal. Sepanjang balapan, pebalap asal Magetan, Jawa Tengah ini menempati posisi ketiga dan terus dibayangi oleh 2 pebalap lainnya hingga akhirnya berhasil finis ketiga. Herjun dan Rheza berhasil finis di posisi ke-9 dan ke-10. Dari hasil ini, Adenanta mampu mempertahankan peringkat pertama klasemen dengan 152 poin dan akan berjuang mengunci gelar juara pada putaran keenam yang diselenggarakan di Thailand. Rekan setimnya yakni Herjun dan Rheza menempati posisi 8 dan 14 klasemen sementara.

“Saya memulai start dengan baik dan langsung berinisiatif memimpin balapan. Tetapi 2 pebalap tuan rumah tampil sangat kuat. Pada akhirnya saya berusaha untuk menjaga posisi 3 sekaligus meraih poin yang sangat penting untuk perebutan juara Asia di putaran Thailand mendatang,” ujar Adenanta.

Kompetitis di ASB1000

Di kelas ASB 1000cc, pebalap kawakan dari AHRT yakni Andi Gilang start dari posisi kelima. Pada race pertama, pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini hampir menambah catatan raihan podiumnya dengan bersaing dengan 2 pebalap tuan rumah pada lap awal. Sepanjang jalannya balapan, ia tampil impresif dan mampu mempertahankan posisi ketiga. Saat menjalani tiga lap terakhir, Andi terjatuh dan tidak dapat menyelesaikan balapan. 

Pada race kedua, Andi tidak ingin kalah dari pebalap Astra Honda lainnya untuk meraih podium. Sejak awal balap, Andi terus konsisten membuntuti rombongan pertama bersama 4 pebalap lainya. Di lap terakhir, dua pebalap terdepan mengalami insiden saat perebutan podium pertama. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Andi untuk mengatur strategi melesat kencang melewati satu pebalap di depannya sebelum memasuki tikungan akhir. Andi terus berjuang hingga garis akhir dan berhasil finis di posisi ketiga. 

“Balapan yang sangat ketat di race 2 ini. Saya berada di group dua dan bertarung rapat dengan 4 pebalap lainnya. Insiden di lap terakhir membuat saya berkesempatan meraih podium 3,” ujar Andi Gilang.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan konsistensi prestasi Astra Honda ini sebagai buah hasil kerjasama tim yang baik serta dukungan CBR series yang telah teruji kencang dan kompetitif.

“Konsisten mengusung semangat juang tinggi pada setiap balapan, para pebalap binaan kami tampil impresif dan penuh strategi yang membuahkan hasil manis dengan meraih podium di kelas AP250, SS600 dan ditutup ASB1000cc. Hasil ini tentu tidak pernah lepas dari pembinaan dan kerjasama tim untuk tampil kompetitif di ajang balap tingkat Asia. Kami juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dan kami berharap dukungan itu terus hadir bagi para pebalap Astra Honda dalam meraih prestasi,” ujar Andy.

Putaran akhir dari persaingan pebalap terbaik Asia ini akan berlangsung pada 5-7 Desember 2025 mendatang di Chang International Circuit, Thailand.





Resmi Dilantik, Pengurus HIMPSI NTB 2025–2029 Siap Berdampak, Bergerak dan Berkarya.

Pada tanggal 17 Mei 2026, Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat secara resmi melaksanakan Pelantikan Pengurus HIMPSI NTB ...